Andai aku menjadi anak seorang perokok
Mungkin aku menjadi perokok, setidaknya pasif
Mungkin aku menjadi perokok, setidaknya pasif
Andai Aku menjadi anak seorang pemabuk
Mungkin Aku menulis puisi ini sambil khamr kuteguk
Andai Aku menjadi anak dari seorang pezina
Mungkin Aku akan terjerat arus prostitusi
Mungkin Aku akan terjerat arus prostitusi
Andai Aku menjadi anak dari orang tua yang kafir
Mungkin Aku akan mengikuti agama orangtuaku, taklid buta
Tapi, Alhamdulillah
Segala puji bagi Allah
Aku menjadi anak dari ayah yang filter rokok tak pernah tersentuh di mulutnya
Aku menjadi anak dari ayah yang tidak pernah khamr diteguknya
Aku terlahir dari ibu yang sholehah. beliau mendidik buah hatinya menjadi sholeh
Aku terlahir dari tengah keluarga yang bertauhid
"Allah itu Satu anakku", begitu kata ayah
"Hanya dia yang berhak disembah", demikian kata ibu
Dan terakhir,
Tahukah Kamu, kawan
Ada satu hal yang sangat tidak ingin Aku andaikan
Yaitu, pada hari semua makhluk Allah dikumpulkan
Lalu Aku hanya bisa berkata,
“Sungguh celakalah Aku, andai aku menjadi tanah saja”
Aku menjadi anak dari ayah yang tidak pernah khamr diteguknya
Aku terlahir dari ibu yang sholehah. beliau mendidik buah hatinya menjadi sholeh
Aku terlahir dari tengah keluarga yang bertauhid
"Allah itu Satu anakku", begitu kata ayah
"Hanya dia yang berhak disembah", demikian kata ibu
Dan terakhir,
Tahukah Kamu, kawan
Ada satu hal yang sangat tidak ingin Aku andaikan
Yaitu, pada hari semua makhluk Allah dikumpulkan
Lalu Aku hanya bisa berkata,
“Sungguh celakalah Aku, andai aku menjadi tanah saja”
-Dzaky Mubarak-






0 komentar:
Posting Komentar