Minggu, 11 Mei 2014

Nilai Persaudaraan

Filled under:




Perpecahan timbul dan ukhuwah diantara kita akan terputus apabila kita tidak mau saling menyadari akan keterbatasan diri kita, apabila kita tidak mau berbaik sangka terhadap sesuatu yang tampak pada saudara kita, dan apabila kita tidak mau memperlakukan satu sama lain untuk saling memahami tentang kekurangan-kekurangan kita.

Ketahuilah, bahwa sesungguhnya sebagai manusia kita pasti pernah melakukan kesalahan sebab kita bukanlah orang-orang yang ma’sum, bukan orang-orang yang yang terjaga dari dosa, karena itu .. satu waktu kita akan melihat saudara kita melakukan kesalahan, dan kita harus mempersiapkan diri kita untuk menghadapi kesalahan itu agar menjaga kelangsungan ukhuwah kita.

Sahabatku .. barang siapa yang bersedia bersahabat hanya dengan orang yang tidak pernah melakukan kesalahan maka sebaiknya dia bersahabat dengan makhluk selain manusia, atau sebaiknya ia memutuskan untuk tidak banyak kawan dan banyak musuh.
Seorang imam yang merupakan panutan banyak ‘ulama ia adalah Abu Roja’ bin Khuwai, beliau pernah mengatakan “Barang siapa yang tidak bersaudara kecuali dengan orang yang memiliki ‘aib maka kawannya sangat sedikit, barangsiapa tidak ridha terhadap saudaranya kecuali dengan keikhlasan kepadanya maka kebenciannya tak pernah berakhir, dan barang siapa yang memaki-maki saudranya atas setiap dosa maka musuhnya sangat banyak”.

Sahabatku .. memahami bahwa kita adalah berbeda, memahami bahwa setiap manusia pernah bersalah, memahami bahwa setiap kita manusia tak akan pernah memiliki kesempurnaan secara hakiki, sesungguhnya dalah awal dari sebuah kesadaran unutk saling memahami satu sama lain.

Dan sungguh sikap seperti ini akan dapat memperteguh nilai-nilai persaudraan kita dengan orang lain, walaupun orang itu begitu banyak kesalahan dan kekurangannya, dan kalau kita ingin tetap besaudara jangan jauhi mereka tapi dekatilah mereka, sebab semakin jauh kita meninggalkan orang yang bersalah maka sesungguhnya mereka akan tetap melakukan kesalahan bahkan kesalahannya akan membabi buta, tapi dengan mendekatinya agar kita mampu menasehatinya, inilah sebuah perilaku yang arif dan bijaksana, agar kwsalahan-kesalahan mereka tidak dirasakan oleh orang-orang terdekat mereka.

Saudaraku .. inilah yang harus kita lakukan saat ini, ketika kita melihat orang lain beruat salah maka hal yang terbaik yang harus kita lakukan adalah datangi dan kemudian akrapi, kalau kemudian ada kesalahannya maka nasehati.

Semoga ini adalah salah satu cara dan kiat agar kita tetap menjadi bagian dari masyarakat kita dan mempererat ukhuwah diantara kita, InsyaAllah.


Salinan dari 'Radio Dakta Fm'

0 komentar:

Posting Komentar